Hidayat Nur Wahid:
PDIP Underestimate pada PKS
"Sepertinya PDIP terlalu underestimate pada PKS, seolah suara PKS itu rendahan," kata Hidayat Nur Wahid. Kok begitu?
Selasa, 27 Januari 2009, 15:30 WIB
Hidayat Nur Wahid (VivaNews/ Tri Saputro)

VIVAnews - Hidayat Nur Wahid, salah satu tokoh yang dinominasikan pendamping Megawati Soekarnoputri dalam Pemilihan Presiden, menilai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meremehkan partainya, Partai Keadilan Sejahtera. "Sepertinya PDIP terlalu underestimate pada PKS, seolah suara PKS itu rendahan," kata Hidayat di gedung parlemen.

Hidayat mengeluhkan posisi PKS selalu diposisikan sebagai pendamping pasangan calon presiden. Padahal belum tentu, karena bisa jadi PKS lebih kuat dan signifikan dalam Pemilu. Dengan begitu, PKS akan memajukan calon presiden sendiri.

Hidayat sebelumnya menyatakan tak hadir dalam Rapat Kerja Nasional PDIP di Solo karena tak diundang. "Kalau saya diundang sebagai Ketua MPR tentu saya akan hadir. Tapi kalau sebagai calon wakil presiden, saya harus bertanya kepada partai dulu sebab PKS sudah menentukan mekanisme kalau untuk urusan capres atau cawapres harus dibicarakan dulu," katanya.

Dan PKS pun baru membicarakan calon presiden dan wakil presiden setelah Pemilu 9 April nanti, setelah mengetahui berapa perolehan suara.

• VIVAnews

Berita-berita terbaru vivanews bisa juga dilihat di handphone Anda. Ketik: http://wap.vivanews.com

komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.