Setelah Iran, Stuxnet Serang Kazakhstan
Kazakhstan kini di bawah India dan Indonesia sebagai negara terparah diserang Stuxnet.
Selasa, 28 September 2010, 17:32 WIB
Muhammad Firman
(VIVAnews)
VIVAnews - Kaspersky Lab melaporkan bahwa jumlah komputer yang terinfeksi Stuxnet telah melonjak di Kazakhstan dan Rusia. Stuxnet, worm industrial yang menyerang berbagai instalasi penting di berbagai penjuru dunia disebut sebagai malware yang paling canggih saat ini.
Beberapa hari terakhir, santer dikabarkan bahwa Stuxnet menyerang Iran, khususnya instalasi nuklir mereka di kawasan Bushehr. Namun, dari data yang diungkapkan Kaspersky Lab, bukan Iran negara yang paling banyak diserang worm tersebut melainkan India dan Indonesia.
Seperti dikutip dari Softpedia, Selasa 28 September 2010, dari statistik, serangan Stuxnet di Iran terus menurun sejak Juli. Sementara itu, di Kazakhstan, angkanya naik 1.711 persen dan kini berada di bawah India dan Indonesia sebagai negara yang paling banyak menderita Stuxnet.
Rusia, yang juga mengalami peningkatan signifikan yakni 308 persen, kini berada di peringkat keempat. Negara lain yang mengalami lonjakan serangan Stuxnet adalah Bangladesh. Dibanding Agustus, peningkatannya mencapai 370 persen. Namun, negeri tersebut tidak masuk lima besar negara yang paling parah mengalami serangan worm itu.
Saat menyerang, Stuxnet memanfaatkan empat celah keamanan sekaligus di sistem Windows. Menurut pakar keamanan, ini merupakan yang pertama kalinya, sebuah program yang secara simultan mengancam dari begitu banyak celah dan kemungkinan bukan dibuat oleh individu, melainkan kelompok terorganisasi. (art)
Paijo Worm
30/09/2010
kontroversi protes pada instalasi nuklir di iran,yang bnyk sekali muncul spekulasi,..kemungkinan worm stuxnet tersebut memang ditujukan untuk mengganggu keamanan di intalasi nuklir iran,yang dikait-kaitkan begitu saja,..yang sebenarnya tidak ada hubungany
Paijo Worm
30/09/2010
kontroversi protes pada instalasi nuklir di iran,yang bnyk sekali muncul spekulasi,..kemungkinan worm stuxnet tersebut memang ditujukan untuk mengganggu keamanan di intalasi nuklir iran,yang dikait-kaitkan begitu saja,..yang sebenarnya tidak ada hubungany
TAMPAN
29/09/2010
waw.. andai Q bisa buat yg seperti ini. cara basminya mudah kok. update aja Kaspersky u. beres dah...!!!
pekoq
29/09/2010
Memang tujuannya Iran , tapi juga merembet ke India dan Indonesia. Kalo yang paling parah India dan Indonesia mengapa Iran paling nyaring teriaknya. Sementara kita tidak. Atau jangan-jangan kita tidak tahu kalau diserang...
Blazebhoul
28/09/2010
Indikasi ini mungkin adalah semacam uji / test secara Global terhadap negara-negara yang memiliki potensi sebagai negara penghasil orang-orang teknologi Indormasi yang bisa jadi cukup penting dan mungkin ada sentimen sosio cultural ataupun uji pasar.
dnl
28/09/2010
Berita yang gak jelas..... gak tuntas..... pembaca gak ngerti......
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar