Wawancara & Analisis

China, Surga Bagi Para Hacker

Para hacker di China mengembangkan software jahat seperti halnya produk software komersial

Selasa, 3 Agustus 2010, 06:50 WIB
Indra Darmawan
Pencurian data informasi pribadi di komputer/notebook (identityfraudnews.com)

VIVAnews - China agaknya merupakan 'surga' bagi para hacker. Pasalnya negara itu memiliki banyak marketplace atau toko virtual terbuka yang khusus memperjualbelikan software jahat alias malware (malicious software).

Seperti dikutip dari situs PCWorld, menurut salah seorang pakar keamanan yang berbicara pada konferensi hacker Black Hat Defcon di Texas AS, tool-tool yang dibutuhkan untuk melakukan hacking dengan harga murah dan bisa dikustomisasi, bisa diperoleh dengan mudah di China.

"Para peretas (hacker) di China mengembangkan malware hampir seperti produk software komersial," ujar Val Smith, pendiri firma keamanan komputer Attack Research, dikutip dari PCWorld.

Seperti halnya software komersial, produk-produk malware yang mereka tawarkan dilengkapi dengan nomor seri, iklan produk, persetujuan lisensi, hingga layanan dukungan 24 jam. Menurut Smith, komunitas hacker di marketplace ini sangat besar, dan banyak malware yang tersedia juga sudah sangat canggih.

Tak seperti di AS di mana para peretas memperjualbelikan tool-tool hacking secara diam-diam, di China kebanyakan malware bisa didapatkan dengan mudah secara terbuka, bahkan lewat mesin pencari Baidu.com

Konsumen bisa mendapat tool-tool tadi dengan harga kurang dari US$20 atau berlangganan menjadi anggota untuk mendapatkan update dan suplai tool-tool baru secara berkala. Mereka juga bisa memilih tool hacker apa yang mereka inginkan, mulai dari tool pencurian data, capture screen, keystroke logger, atau jenis hacking lainnya.

Para pembeli juga dapat menjajal program-program malware itu sebelum membeli. Bahkan program malware tadi juga bisa dilengkapi dengan tool statistik yang mampu mendeteksi sampai sejauh mana tingkat penyebaran infeksi yang disebabkan oleh program tersebut.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
wawan
20/07/2011
perlu untk dibedakan antara hacker n cracker... perbedaan utamanya klo hacker membangun dan memperbaiki, cracker merusak dan membongkar.. jadi untuk artikel ini semestinya "China, surga bagi para Cracker". semoga tidak salah kaprah..
Balas   • Laporkan
azs-child
06/05/2011
jadi pengen beli ne...!! ayo kita kumpulkan koin buat beli....!! tool - toolnya...!
Balas   • Laporkan
MENAK
27/04/2011
TERUS GIMANA DONG DG KITA SENDIRI YG PANDAI KENAPA ENGGAK SEPERTI NEGARA CINA MUNGKIN DI INDO SENDIRI PANDAI TUK BERDEBAT
Balas   • Laporkan
cuman lewat
01/03/2011
kereen... kereeen... boleh2.. neh
Balas   • Laporkan
arif adp
29/11/2010
walah kok gitu ya di cina.....
Balas   • Laporkan
nino ganteng
18/10/2010
MANTAP BANGET CHINA
Balas   • Laporkan
broms
22/08/2010
keren bgt!!!!!!
Balas   • Laporkan
very
20/08/2010
Gmana klo tool hack nya di crack yaaa... heheee ga prlu linsensi http://ensiklopedia-lampung.net84.net/
Balas   • Laporkan
d0d1c
04/08/2010
cina emang bisa buat apa aja baik Original maupun Bajakan. pola fikir mereka cukup bagus untuk bersaing di dunia internasional.
Balas   • Laporkan
sumarno
03/08/2010
fuihhhh,,, hebat banget tuh
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ